Doraemaon





Hyun Bin - That Man (OST secret garden part 5)
Wavy Tail

Sabtu, 05 November 2011

Ciri - ciri orang yang mencintai kita dengan tulus

1. Orang yang mencintai kamu tidak pernah bisa memberikan alasan kenapa ia mencintai kamu, yang ia tahu dimatanya hanya ada kamu satu²nya.

2. Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya,dimatanya kamu selalu yang tercantik/tertampan walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah berlebihan atau kamu merasa kegemukan .


3. Orang yang mencintai kamu selau ingin tau tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, ia ingin tau kegiatan kamu.gimana menurut kamu berita dari i-dus?

4. Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan sms seperti "slmt pagi""slmt hr mggu" "slmt tidur", walaupun kamu tidak membalas pesannya

5. Kalau kamu berulang tahun dan kamu tidak mengundangnya setidaknya ia akan telpon untuk mengucapkan selamat atau mengirim sms.

6. Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang ia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah lupa setiap detailnya, karena saat itu adalah sesuatu yang berharga untuknya.


7. Orang yang mencintai kamu selalu mengingat tiap kata2 yang kamu ucapkan bahkan mungkin kata2 yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya.

8. Orang yang mencintai kamu akan belajar menyukai lagu-lagu kesukaanmu, bahkan mungkin meminjam CD/kaset kamu,karena ia ingin tau kesukaanmu, kesukaanmu kesukaannya juga.

9. Kalau terakhir kali ketemu, kamu sedang sakit flu, terkilir, atau sakit gigi, beberapa hari kemudian ia akan mengirim sms atau menelponmu dan menanyakan keadaanmu.. karena ia mengkhawatirkanmu.gimana menurut kamu berita dari i-dus?

10. Kalau kamu bilang akan menghadapi ujian ia akan menanyakan kapan ujian itu dan saat harinya tiba ia akan mengirimkan sms "good luck" atau menelponmu untuk menyemangati kamu.

11. Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu ialah sesuatu yang biasa, tapi itu ialah suatu barang yang istimewa buat dia.

12. Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat,saat sedang berbicara ditelpon dengan kamu, sehingga kamu menjadi binggung saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah mengguncang dunianya.

13. Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada didekatmu dan ingin menghabiskan hari2nya denganmu.

14. Jika suatu saat kamu harus pindah ke kota lain untuk waktu yang lain ia akan memberikan nasehat supaya kamu waspada dengan lingkungan yang bisa membawa pengaruh buruk bagimu.

15. Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.

16. Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal2 yang konyol spt menelponmu 100x dalam sehari, atau membangunkanmu ditengah malam karena ia mengirim sms atau menelponmu. karena saat itu ia sedang memikirkan kamu.

17. Orang yang mencintai kamu kadang merindukanmu dan melakukan hal2 yang membuat kamu jengkel atau gila, saat kamu bilang tindakannya membuatmu terganggu ia akan minta maaf dan tak kan melakukannya lagi.

18. Jika kamu memintanya untuk mengajarimu sesuatu maka ia akan mengajarimu dengan sabar walaupun kamu mungkin orang yang terbodoh di dunia!

19. Kalau kamu melihat handphone-nya maka namamu akan menghiasi sbgn besar "INBOX"nya.Ya ia masih menyimpan pesan dari kamu walaupun pesan itu sudah kamu kirim sejak berbulan2 bahkan bertahun2 yang lalu.

20. Dan jika kamu menghindarinya atau memberi reaksi penolakan, ia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupanmu walaupun hal itu membunuh hatinya. Karena yang ia inginkan hanyalah kebahagiaanmu.

21. Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan ia akan ada disana menunggumu karena ia tak pernah mencari orang lain. Ya…………ia selalu menunggumu.

Tulang rusukku hilang

Cerita ini saya posting untuk seorang teman yang sedang duduk termenung disana menyesali diri. Kehidupan cinta yang penuh dengan pertengkaran membuat teman saya ini merasa salah memilih calon pendamping hidupnya yaiu sang pacar yang sudah 4 tahun menemani hari-harinya.

…..semoga kisah ini membuat perubahan akan perasaan pada sang kekasih….terima kasih untuk penulis cerita ini
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.

Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.

Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, “Kamu nggak cinta lagi sama aku!”

Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, “Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!”

Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing. ”
Lima tahun berlalu…..

Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.

Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan adayang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
“Good bye….”
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal”

curhat seorang janda

Pembaca yang budiman, di sini pada kesempatan yang baik ini pula, aku ingin mengajak pembaca sekalian untuk ikut merasakan apa yang aku rasakan dalam kehidupanku ini.

Curahan hatiku yang akan aku beberkan semua di sini tanpa harus membuka jati diriku yang sesungguhnya. Mungkin semua orang atau bahkan seluruh dunia bila melihatku pasti langsung bisa menebak kalau aku seorang gadis yang amat sangat lugu dan polos, terlihat dari penampilanku, gaya bicaraku, cara pandangku, jalan pikiranku. Semuanya setuju memvonis kalau aku gadis yang lugu.

Nah, mungkin dari kepolosanku itulah ladang usaha bagi seseorang untuk membodohiku bahkan sampai menyakitiku.

Tepatnya waktu aku berumur 21 tahun datanglah seorang pemuda ke dalam kehidupanku. Mungkin dari kepolosanku waktu itu, aku langsung mengiyakan ketika dia mengajak berpacaran. Juga dari keluguanku itulah aku berpikir, bahwa semua pemuda itu baik, sehingga aku berani memutuskan pacaran walaupun baru dalam 2 minggu perkenalan.

Hari-hariku menjadi indah, dunia seakan milik berdua. Karena itu adalah cinta pertamaku. Kenangan yang tak pernah tergantikan. Khayalanku pun semakin tinggi, aku berharap dia adalah lelaki yang diciptakan untukku, jadi pasanganku, jadi jodohku untuk yang pertama dan terakhir dalam kehidupanku.

Tapi mimpi tak selamanya jadi kenyataan, keinginan tak selamanya bisa terwujud, dan khayalan tak selamanya sesuai harapan.

Saat kubuka dan kubaca surat beramplop kuning, di bait terakhir bertuliskan "semoga dukamu hari ini menjadi senyummu di hari esok". Hatiku hancur berkeping-keping. Cinta pertamaku putus di tengah jalan. Aku tidak bisa menerima semua ini. Dia lebih memilih wanita lain yang memang jauh lebih segala-galanya dari diriku. Sedangkan aku hanya punya cinta dan kesetiaan. Tak lebih dari itu.

Mimpiku musnah sudah. Rencana pernikahan yang pernah kami rancang, harus aku kubur sendiri dalam-dalam. Saat itu aku hanya bisa menangis dan larut dalam kesedihan. Dalam kegelisahanku, aku pernah berniat untuk mengakhiri hidupku. Alhamdulillah, karena sedikit bekal ilmu agama aku mengurungkan niatku, bahwa seseorang tak berhak meminta paksa nyawa seseorang apalagi nyawanya sendiri. Tapi aku harus bangkit, aku harus menerima dan siap menghadapi kenyataan terburuk sekalipun. Mungkin itu adalah konsekwensinya orang bercinta. yah, patah hati.

Perlahan namun pasti, itulah yang aku rasakan waktu itu. Aku mulai membuka lembaran-lembaran hidupku yang baru dan menutup rapat-rapat kenangan masa laluku yang suram.

Enam bulan berlalu, ada peristiwa yang tak pernah terlupakan dalam hidupku. Aku dipaksa kawin orangtuaku dengan seseorang yang sama sekali tidak aku cintai. Terasa belum pulih ingatanku tentang cinta pertamaku yang putus di tengah jalan, sudah ada masalah yang siap menanti.

Hatiku hancur manakala orangtuaku menyetujui pernikahan itu. Mengapa mereka tidak menanyakan hal itu kepadaku, bukankah itu hak seorang gadis untuk menerima atau menolak pinangan seseorang?

Dua bulan kemudian pernikahan itu berlangsung. Aku mungkin bisa saja menggagalkan pernikahan itu dengan cara kabur atau apalah, tapi itu tidak bisa menyelesaikan masalah. Aku harus menjaga nama baik keluargaku di mata masyarakat, walaupun harus dengan mengorbankan diriku sendiri.

Ketika aku resmi menjadi seorang istri, aku hanya bisa berharap ini adalah yang terbaik untukku. Awal dari kebahagiaanku. Tapi aku merasa diriku ditakdirkan hanya untuk menderita. Kebahagiaan seakan sealalu menjauh dari kehidupanku. Semua yang aku impikan dalam pernikahanku ternyata awal dari penderitaan hidupku yang sesungguhnya.

Pertama mneginjakkan kaki di rumah suamiku, aku disambut wajah masam oleh ibu mertuaku, pertanda ketidaksukaannya padaku. Tapi mengapa dia tidak menghentikan saja pernikahanku bila tidak bisa menerima kehadiranku? Seandainya dia tidak mengijinkan pernikahan itu terjadi, aku pasti akan berbahagia dan tidak akan merasakan semuanya ini. tapi nasi sudah menjadi bubur, aku harus tegar menjalani semua ini.

Hari-hari bertambah kelam. Seperti di neraka, panas dan membosankan. Sebutan kere dan sial selalu mnejadi makanan sehari-hariku, apalagi bila suamiku tidak ada di rumah, aku seperti mendengarkan radio non-stop yang selalu mengusik panas di telinga. Aku memang selalu mengeluh pada Tuhan, mengapa kau mendapat suami yang sama sekali tidak aku cintai dan ibu mertua yang sangat membenciku.

Selang beberapa bulan aku hamil, dan akhirnya melahirkan seorang anak laki-laki. Aku berharap dengan melahirkan cucunya, ibu mertuaku bisa mengubah sikapnya ke aku. Ternyata tidak sama sekali, ia masih tetap acuh tak acuh kepadaku.

Akhirnya kami berdua sepakat untuk mempunyai rumah sendiri. Aku mulai membuka diri untuk suamiku. AKu merasa sangat membutuhkannya. Dia memang suami yang baik dan bertanggung jawab. Perlahan aku mulai mencintainya. AKu juga merasa sangat bahagia karena sudah tidak satu atap lagi dengan ibu mertuaku. Tapi kebahagiaan itu hanya sekejap aku rasakan. Dia masih saja mengganggu kehidupan rumah tanggaku.

Tak beberapa lama, ibu mertuaku mengalami sakit keras. kabar yang sangat mengagetkan, lebih mengagetkan lagi ketika dia memberikan pilihan kepada suamiku; melihat ibunya meninggal atau harus menceraikna istrinya. Dua hal yang sangat membingungkan hati suamiku, antara ibu yang telah melahirkan dan membesarkan atau istri yang telah memberikan keturunan.

Aku bingung, dalam kondisi seperti itu pun ibu mertuaku masih saja membenciku, hanya karena kau terlahir dari keluarga yang tidak mampu.

Ketakutan yang kusimpan sendiri akhirnya terjawab sudah. Suamiku lebih memilih ibunya daripada harus mempertahankan rumah tangganya. Seperti disambar gledek di siang bolong ketika suamiku mengucapkan talak satu kepadaku. Linangan air mata tak terbendung lagi. Rasa cinta yang mulai kupupuk kini luntur sudah bersamaan dengan derasnya air mata yang mengalir. rasa itu lebih menyakitkan daripada cinta pertamaku yang putus di tengah jalan. Tapi aku harus kuat menjalani semua ini. Aku tidak boleh larut dalam kesedihan, karena itu perbuatan sia-sia, seperti membuang garm ke laut.

Aku memutuskan untuk pulang ke rumah orangtuaku. Dengan status janda ku orang-orang di sekelilingku mulai membicarakanku. Singkat cerita, aku dipertemukan kembali dengan cinta pertamaku yang kebetulan sudah meduda selama dua tahun karena dicampakkan istrinya. Aku bersimpati kepadanya seolah aku lupa akan semuahal menyakitkan yang pernah dilakukan kepadaku. Karena status yang sama, akhirnya kami semakin dekat. benih-benih cinta kini mulai tumbuh kembali, istilahnya cinta lama bersemi kembali.

Kebahagiaan serasa menghampiri kehidupanku waktu itu. tapi di tengah kebahagiaan itu, datang mantan suamiku. Dia mengajakku rujuk kembali. Dia merasa sudah tidak ada yang menghalangi untuk hidup bersamaku lagi, karena ibunya sudah meninggal. Dia ingin kumpul lagi seperti dulu, bahagia bersama ayah-ibunya. Sedangkan aku seperti mendapat tekanan batin. Aku sudah terlanjur janji untuk hidup bersama dengan cinta pertamaku.

Aku dihadapkan pada persoalan yang rumit. Dihadapkan pada dua lelaki yang pernah masuk dalam kehidupanku sekaligus yang pernah menyakitiku. Aku bingung dengan semua ini. Satu sisi aku ingin hidup bahagia bersama cinta pertamaku, juga aku merasa tidak sanggup berpisah darinya. Sisi lain bila kau melihat buah hatiku, orang yang paling aku sayangi di dunia ini, menderita, aku paling tidak tega. Aku tidak tega menghancurkan harapannya untuk kumpul bersama ayah dan ibunya.

Pembaca, seandainya itu terjadi pada Anda, siapakah yang akan Anda pilih? Haruskan menuruti ego dan buah hati menderita, ataukah menuruti sang buah hati tapi hati terasa tersiksa? Aku mohon pecahkanlah permasalanku...[suaramerdeka.com]

Senin, 18 Juli 2011

If you woke up this morning
with more health than illness,
you are more blessed than the
million who won't survive the week.

If you have never experienced
the danger of battle,
the loneliness of imprisonment,
the agony of torture or
the pangs of starvation,
you are ahead of 20 million people
around the world.

If you attend a church meeting
without fear of harassment,
arrest, torture, or death,
you are more blessed than almost
three billion people in the world.


If you have food in your refrigerator,
clothes on your back, a roof over
your head and a place to sleep,
you are richer than 75% of this world.

If you have money in the bank,
in your wallet, and spare change
in a dish someplace, you are among
the top 8% of the world's wealthy.

If your parents are still married and alive,
you are very rare,
especially in the United States.

If you hold up your head with a smile
on your face and are truly thankful,
you are blessed because the majority can,
but most do not.


If you can hold someone's hand, hug them
or even touch them on the shoulder,
you are blessed because you can
offer God's healing touch.

If you can read this message,
you are more blessed than over
two billion people in the world
that cannot read anything at all.

You are so blessed in ways
you may never even know.













If you are feeling blessed, repay the blessings bestowed unto you and do something for others.



A blessing cannot be kept. If it stops with you, then the blessing will disappear. The blessing will only keep working if it is continuously passed around. If you are a recipient of a blessing, keep the blessing working by being the source of blessing to other people.

Selasa, 28 Juni 2011

8 cara mengatasi depresi atau stress

Dalam menjalani kerasnya hidup ini, pastinya kita pernah terkena dengan apa yang namanya stress atau depresi. Stress bisa timbul akibat apa saja yang dapat mengganggu pikiran anda. Padahal, jika anda terkena stress dapat menyebabkan resiko terkena penyakit yang berbahaya seperti lumpuh. Bagaimana cara mengatasinya? Banyak cara yang dapat dilakukan agar kita tidak merasa depresi dan stress. Berikut ini adalah 8 cara yang ampuh untuk mengatasi stress yang diambil dari berbagai referensi terpercaya.

1.Berteriak

Salah satu tips stres yang terbukti ampuh menghindarinya. Yaitu dengan berteriak! Saat stress, kita akan merasakan ada sesuatu yang mengganjal di hati. Lepaskan saja perasaan tidak enak itu. Berteriak sekencang-kencangnya. Supaya nggak malu ama tetangga… berteriak aja di kamar kedap suara. Kalau nggak punya ya dilapangan waktu nggak ada orang lain. Mengatasi stres secara keseluruhan mungkin tidak, tapi minimal akan jauh lebih baik dari sebelumnya

2.Berelaksasi

Cara mengatasi stres dengan berteriak mungkin akan sulit bagi yang tidak punya lingkungan yang memadai. Kalau begitu coba berelaksasi.

Apa itu? Pokoknya buat diri kamu baik itu hati dan tubuh menjadi tenang. Caranya! duduk saja santai menghadap cermin. Kemudian ambil nafas dalam-dalam dengan pelan. Tapi jangan ditahan..langsung deh keluarkan nafas itu dengan pelan-pelan juga.

Efeknya hati semakin tenang dan semakin menambah motivasi hidup.

3. Punya Hobi?

Cara tergampang untuk menghadapi stress, adalah dengan melakukan hobi. Kamu punya hobi sepakbola, dengerin lagu gratis, kenapa itu tidak kamu lakukan untuk mengatasi sress?

Tanyakan kenapa? :D

4. Buat diri kamu tertawa.

Artikel stres ini tidak menyuruh kamu untuk ketawa-ketiwi sendiri. Karena itu sudah bukan stres lagi tapi sudah menjurus ke GILA. Maksud dari tips stres ini adalah mengatasi stres dengan menonton/membaca sesuatu yang lucu.

Mungkin pelawak di indonesia mulai tidak lucu walau begitu masih. Tapi masih banyak hal yang bisa membuat kita tertawa seperti video lucu di youtube, website humor, atau mungkin buku humor.

5. Minum Susu

Konon katanya susu dapat menjadi tips stres ampuh. Menurut artikel stres yang saya baca, susu dapat mengurangi kadar hormon adrenalin dalam darah. Cara mengasi stres yang sama dengan pepatash ‘sambil menyelam sambil minum susu”

6.Bicarakan stressnya.

Kalau uang bolehlah disimpan. Tapi kalau stress kenapa juga harus disimpan sendiri. Bicarakan masalah kamu dengan orang terdekat kamu entah itu teman, kerabat atau Ibu. Cara mengatasi stres yang paling gampang…

7. Apa itu kompetisi???

Salah satu penceramah motivasi hidup selalu mengatakan : Hidup ini selalu ada kompetisi untuk menjadi lebih baik. Itu memang benar…tapi bukan berarti setiap hari kita harus memikirkannya bukan.

Mengatasi stres : Jangan terlalu banyak memikirkan persaingan kamu menjadi lebih baik dari orang lain apalagi cemburu. Pikirkan saja diri kamu untuk selalu melakukan hal yang terbaik.

8. Selalu lihat sisi positif.

Seperti kata mas einstein: semua itu adalah relatif. Hal yang menurut kamu jelek bukan berarti orang lain akan menganggapnya jelek. Bingung? Inti dari artikel stres ini adalah apapun pasti ada sisi baik dan sisi buruk.

Saat kamu melihat sisi buruk maka itu adalah stres. Saat kamu melihat sisi baik itu adalah motivasi hidup.

Sabtu, 25 Juni 2011

♥ Jika suatu hari kmu merasa ingin menangis ♥.
♥ Telfon aku ♥.

♥ aku tdk berjanji bsa membuat mu tertawa ♥.

♥ Tapi aku bisa ikut menangis dengan mu ♥.
♥ Jika suatu hari kmu ingin lari ♥

♥ Jangan takut utk menelepon ku♥
♥ Aku tidak berjanji untuk meminta kau berhenti ♥.

♥ Tapi aku dpat berjalan ϑgn mu♥

♥ Jika suatu hari kau tidak ingin mendengarkan siapapun ♥.
♥ Panggil aku ♥.
♥ Aku berjanji sllu ada utk mu ϑαη menenangkan mu ♥.

♥ Tapi suatu hari jika kau memanggil aku ♥.
♥ Dan aku tdk menjawabmu ♥.
♥ Tlg cepat untuk melihat aku ♥.
♥Karena ,, Mungkin saat itu aku sangat membutuhkan mu ♥.

Kamis, 23 Juni 2011

INDAHNYA WANITA

Ketika Tuhan menciptakan wanita,

Malaikat datang dan bertanya “ Mengapa begitu lama Tuhan?”

Tuhan menjawab, “Sudahkah kamu lihat semua detil yg Aku ciptakan untuknya?” 

“2 tangan ini harus bisa selalu dibersihkan, setidaknya terdiri dari 200 bagian yg bisa digerakkan dan berfungsi baik agar dapat mengolah berbagai jenis makanan…

Mampu memberikan kenyamanan bagi anak2nya…

Punya pelukan yang menyembuhkan rasa sakit hati dan keterpurukan…

Dan semuanya cukup dilakukan dgn kedua tangan ini… 

Malaikat takjub, “hanya dgn 2 tangan ini?...”

“Tetapi Tuhan, Engkau membuatnya begitu halus dan lembut”
“Ya.. Aku membuatnya begitu lembut. Tapi kamu blm bisa bayangkan kekuatan yang Aku berikan kepadanya agar ia bisa mengatasi banyak hal yang luar biasa”

“apakah dia bisa berpikir?” tanya malaikat

Tuhan menjawab “Tidak hanya berpikir, dia juga mampu bernegosiasi dan mengutarakan pendapatnya” 

Malaikat itu menyentuh dagunya..
“Tuhan,Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh, seolah banyak sekali beban untuknya” 

“Itu bukan kerapuhan, itu air mata. Aku berikan padanya supaya dia bisa mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan rasa bangga”

“Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMu ini sungguh menakjubkan!” 

“Ya..Harus! Wanita ini mempunyai kekuatan utk mempesona laki2…

Dia dapat mengatasi beban hidup, mampu menyimpan kebahagiaan & pendapatnya sendiri…

Mampu tersenyum bahkan ketika hatinya menjerit…

Mampu tertawa saat hatinya menangis…

Dia bisa berkorban demi orang2 yg dikasihinya…

Dia bisa melawan ketidakadilan…

Dia bersorak saat melihat kawannya bahagia…

Hatinya terluka saat melihat kesedihan…

Dia tahu sebuah ciuman&pelukan dapat menyembuhkan luka…

CINTANYA TANPA SYARAT!” 

Malaikat sangat kagum.“Lalu apa kekurangannya?”

Tuhan menjawab ”hanya satu hal.. Dia terkadang lupa betapa berharganya dia…”
Have a blessed day..:)O:)